Kamis, 26 Desember 2013

TUGAS ADMINISTRASI PERKANTORAN



Nama : FERNANDES YUDHA
Nim : 2013210040
Prodi :Ilmu Administrasi Negara
Dosen :Drs.Sugeng Rusmiwari,M.Si
Mata Kuliah : Ilmu Administrasi Perkantoran


  •  Analisis kristis dan bagaimana mempersiapkan dan melaksanakannya tentang konsep pengambilan keputusan efisien dan efektif serta bijaksana.

Kepemimpinan  dapat berlangsung dalam kehidupan manusia sehari-hari. Kepemim­pinan (leadership) sebagai suatu proses dapat berlang­sung di dalam dan di luar suatu organisasi. Kepemimpinan (leadership) yang efektif  dan efisien serta bijaksana dapat dikatakan sebagai suatu proses dimana suatu prose itu adalah pencapaian yang ingin di capai oleh suatu pimpinan untuk kemajuan bersama.
Kepemimpinan yang efektif maupun efisien serta bijaksana merupa­kan proses yang bervariasi, karena dipengaruhi oleh kepribadian pemimpin dalam mewujudkan hubungan manusiawi dengan orang-orang yang dipimpinnya. Dan  Seorang pemimpin harus memiliki pengetahuan yang baik tentang kepemimpinan dan ilmu tentang ruang lingkup kerja profesinya yang terdiri dari pengetahuan kognitif maupun skill/keterampilan. Seorang pemimpin akan dihadapkan pada situasi tertentu dimana dia harus mengambil keputusan yang tepat dalam menyelasaikan masalah tersebut sehingga nantinya dapat menjalankan fungsi pelayanan publik dengan prima hasilnya “good organization-govermance”. Dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat adalah pengetahuan dan kemampuan berpikir kritis yang dimiliki oleh seorang leader. Didalam proses seperti itu kepemimpinan akan berlangsung efektif maupun efisien serta bijaksana, apabila fungsi-fungsi kepemimpinan diwujudkan sesuai dengan type kepemimpinan yang mampu memberikan peluang bagi orang yang dipimpin, untuk ikut berperan serta dalam menetapkan dan melaksanakan keputusan-keputusan. Dan juga Pemimpin yang baik harus mengenal dirinya dengan baik, diawali dengan mengevaluasi kekurangan dan kelebihan yang dimiliki sehingga kekurangan tersebut dapat ditingkatkan.
Dengan demikian Kepemimpinan (leadership) yang efektif maupun efisien sera bijaksana seperti tersebut di atas, hanya terwujud jika mam­pu menghormati dan tidak membedakan yang nama yg hak-hak asasi manusia (HAM), Gender, dan Pembangunan di dalam pelayanan kepada masyarakat sehingga kita bisa dikatakan sebagai “agent of change and development” meskipun akan selalu menghadapkan ke­pemimpinan pada berbagai konflik. Untuk itu kepemimpinan yang efektif maupun efisien serta bijakana harus mampu menyelesaikan setiap konflik, se­bagai bagian dari prosesnya yang ingin di capai dan didalam itu semualah baru dapat dikatakan sebagai kepemimpinan yang berhasil dimata masyarakat.